Mengenal Tari Pa’Gellu Dari Toraja Sulawesi Selatan

Toraja merupakan salah satu daerah yang ada di Sulawesi Selatan. Toraja juga dikenal sebagai daerah yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. Tak erhenti hanya di keindahan alam saja, Toraja juga meiliki kebudayaan yang luar biasa menakjukan seperti tari pa’gellu’.

The Chances Of Becoming Very Rich In Now

Karena keindahan alam dan keunikan budaya yang dimiliki oleh Toraja sehingga menjadi terkenal bukan hanya nasional saja melainkan sampai ke kanca internasional juga.

Kenapa Online Banyak Sekali Yang Memainkan? Simak Disini!

Sejarah Tari Pa’Gellu’

Tari pa’gellu adalah tarian yang terkadang digunakan pada upacara adat yang ada di Toraja, Sulawesi Selatan. Bagi masyarakat Toraja pa’gellu adalah  gerakan yang dilakukan dengan tangan bergerak dan bergoyang dengan gemulai dan dilakukan dengan gembira.

Permainan Yang Dimainkan Tanpa Perlu Download Dengan Ribet

Tarian ini lebih dikenal dengan sebutan pa’gellu pangala dan pertama kali diciptakan nek Bua’.  Tarian ini diciptakan setelah dia kembali dari Medan perang dan kemudian mulai belajar untuk menari. Pada saat itu mereka hanya menggunakan Lesung sebagai pengiring tarian karena belum ada musik seperti gendang dan Seruling.

Dalam melakukan tari pa’gellu’ tidak ada batasan jumlah penari dan juga tidak ada batasan siapa saja yang dapat mengikuti tarian ini laki laki maupun perempuan. Sampai saat ini tidak ada yang tahu kapan secara pasti tarian ini diciptakan.

Tari pa’gellu’ ini biasa digunakan pada upacara kegembiraan atau syukuran untuk menyambut tamu, pesta pernikahan atau upacara peresmian rumah adat Toraja. Saat para penari tengah menari, hal yang menarik yaitu yang dilakukan para penonton adalah kewajiban memberikan sejumlah uang kepada para penari dengan cara disisipkan di atas hiasan kepala mereka.

Jenis-Jenis Gerakan Dalam Tarian Pa’Gellu’

Dalam tarian pa’gellu’ Ada beberapa gerakan yang digunakan dalam tarian ini yang bertujuan untuk merepresentasikan aktivitas sehari-hari gadis-gadis Toraja maupun tiruan gerakan hewan yang kemudian diiringi menggunakan gendang.

  • Gerakan Pa’dena’- dena’ (burung pipit)

Gerakan pa’dena’-dena’ ini merupakan gerakan pertama yang dilakukan saat mulai menari yaitu dengan cara berputar dan tangan terayun serta berjingkrak kemudian memasuki ruangan tempat menari. Makna dari gerakan ini adalah hidup dalam kebersamaan.

  • Gerakan Ma’tabe’ (Permisi)

Gerakan yang kedua yaitu ma’tabe hal ini dilakukan dengan cara membuku kan badan kemudian Jong kok atau berlutut dan mengaktifkan tangan di dada dan menunduk. Sebelum memulai tarian, terkadang dilakukan penghormatan kepada Tuhan dan juga dewa dan tak terkecuali para hadirin.

  • Gerakan Pa’gellu’ tua (jasa orang tua)

Gerakan ini dilakukan dengan cara kedua tangan dikembangkan, kemudian berputar, lalu kaki kanan berjingkrak kemudian mengayunkan tubuh dari belakang. Makna gerakan ini yaitu tidak boleh melupakan jasa orang yang baik dan juga sebagai bentuk hormat untuk orang-orang terdahulu.

  • Gerakan Pa’kabale yaitu gerakan yang menirukan ikan saat sedang berenang.
  • Gerakan Pa’langkan-langkan (seperti elang) Geraka ini menyerupai gerakan elang yang jika ditiup angina akan semakin menamah kecepatan terbangnya.
  • Gerakan Pa’tulekkan (langkah kaki) gerakan ini dilakukan dengan memutar badan dengan kaki yang menumpu diatas kaki agar bisa menghasilkan putaran yang halus.
  • Gerakan pangallo (jemur) gerakan ini dilakukan seperti saat orang tengah menjemur sesuatu.
  • Gerakan Massiri (menampi) gerakan ini dilakukan dengan cara menirukan orang yang sedang menampi beras.
  • Gerakan Penggirik tang tarru’gerakan ini dilakukan dengan cara berputar lalu kemudian putaran aka bberhenti dengan sendirinya.
  • Selanjutnya yaitu grakan yang dilakukan ole salah seorang penari dengan cara naik keatas genndang.
  • Gerakan Pa’lalok Pal yaitu dimana para penari meniru daun manga yang masih muda untuk melambangkan kelentikan, keluwetan, dan ketidak kakuan.
  • Gerakan pangrampanan gerakan ini dilakukan untuk menandakan akhir dari tarian. Caranya yaitu seperti sedang melemparkan sesuatu.